7 Desember 2021

SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi penguatan program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja digelar di Gedung Serbaguna Desa Sukakaya Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (20/10).

Waspadai Stunting pada Anak

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Bicara tentang Keluarga Berencana (KB), saat ini tidak hanya berbicara tentang persoalan ibu-ibu yang ingin punya anak dan tidak ingin punya anak. Namun lebih dari itu, KB kini lebih luas yang mesti diurusnya, mulai dari janin sampai bayi yang sudah lahir hingga lanjut usia (lansia), semuanya mesti diurus melalui program KB.

“Nah, bahaya yang mesti diantisipasi, itu persoalan anak-anak stunting. Stunting itu anak-anak di umur seribu hari dihitung sejak awal kehidupan (sejak lahir) atau bahasa awamnya itu kurang lebih sampai dua tahun, anak-anak tidak berkembang fisik dan otaknya,” ungkap anggota Komisi IX DPR-RI, Ir Hj Sri Meliyana kepada wartawan, usai menjadi pembicara utama dalam kegiatan sosialisasi penguatan program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Sukakaya Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (20/10).

Disampaikan anggota Fraksi Gerindra DPR-RI yang terpilih selaku wakil rakyat di daerah pilihan (dapil) Sumsel II tersebut, kekhawatiran terhadap anak-anak stunting ini bukan tanpa alasan, karena akan sangat berpengaruh terhadap masa depan anak-anak itu kedepannya. “Kalau sudah stunting, itu tidak bakalan bisa dibenahi lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sri Meliyana mengingatkan semua masyarakat agar melakukan upaya pencegahan terhadap anak-anak stunting yang dia maksut, dengan memperhatikan kebutuhan anak-anak dari mulai awal kehidupannya sejak lahir.

“Jadi, kalau kamu melihat ada anak umur satu tahun tidak berkembang, ya lapor. Lapor ke kades, kades lapor ke camat. Ada camat nanti akan beri makanan bergizi, dan kalau camat tidak ada nanti camat yang akan lapor ke instansi terkait,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Munfazir Ghozali mengatakan, terkait data stunting di Kabupaten Empat Lawang, itu data terbaru ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang dan selama ini Kabupaten Empat Lawang dianggap daerah zero atau nol kasus stunting.

Meski nol kasus, kata Munfazir, tetap harus ada program berkaitan dengan stunting yang namanya pencegahan terhadap terjadinya kasus stunting itu sendiri di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’. “Ya tetap harus ada pencegahan, jangan sampai ada anak-anak kita yang mengalami stunting,” tukasnya. (07)