Warga Dipungut Biaya Ukur Prona


PAGARALAM POS, Pagaralam – Saat ini, masyarakat mengeluhkan masih adanya pungutan liar (Pungli) program Prona, yang diduga dilakukan oknum petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pagaralam. Padahal, program tersebut gratis, alias tidak dipungut biaya.

Seperti diungkapkan Ujang (45), salahseorang Ketua RT di Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, pihaknya mempertanyakan mengapa masih ada pungutan biaya ukur ketika ingin mendapatkan program Prona. Pihaknya dan warga merasa bingung untuk apa uang tersebut. “Setahu kami program Prona semuanya gratis. Akan tetapi, kenapa masih ada pungutan untuk pengukuran tanah ini,” tanya Ujang saat forum tanya jawab RT/RW di Balai Kota, kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPN Kota Pagaralam, S. Iswandi ketika dikonfirmasi mengatakan, jika petugas minta sejumlah uang, silakan laporkan ke BPN, sehingga bisa ditindak. “Kami mengharapkan warga untuk melapor jika ada petugas BPN yang meminta uang untuk biaya ukur. Petugas tersebut akan kita beri sanksi, kecuali masyarakat itu memberi secara ikhlas, itu beda lagi,” tegasnya. (06/CE-V)

Previous 24 November, Road Show Lomba Mewarnai Dimulai
Next Talang Darat Dapat Kucuran Rp 2,5 Miliar