Warem Resahkan Warga

PAGARALAM POS, Lahat – Meskipun sering ditertibkan dan dinyatakan ilegal, aktivitas warung remang-remang dan tempat hiburan di Muara Lawai, Kecamatan Merapi semakin ramai setiap malam. Hingar-bingar suara musik terdengar dari deretan kafe di kawasan tersebut. Hal ini seperti diungkapkan Kasat Pol PP Sigit Budiarto. “Apapun resikonya mereka akan kita tertibkan, karena ilegal,” tegasnya, kemarin.

Sambung Sigit, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perizinan dan Pemerintah Kecamatan. Dan hasilnya, memang Pemerintah tidak pernah mengeluarkan perizinan untuk cafe dan Warem tersebut. Hal inilah yang membuat Satpol-PP bersama Kepolisian dan Denpom selalu menertibkan mereka. “Sudah kewajiban kami menjalankan tugas untuk menegakkan Perda Pemerintah Kabupaten Lahat agar tercipta situasi yang kondusif,” ujarnya.

Lanjut Sigit mangatakan, mereka yang terjaring didata dan mengisi perjanjian tidak mengulangi perbuatannya. Dan apabila tigakali peringatan masih dilakukan, maka akan diserahkan ke hukum.

Ali salah seorang warga Merapi Timur, mengaku gerah dengan aktivitas Warem di lokasi mereka. Karena, akibat aktivitas warung tersebut nama desa mereka tercemar. “Kita mewakili warga meminta pemerintah menertibkannya. Kita khawatir perkembangan anak-anak terganggu dengan lingkungan seperti ini, kita minta pemerintah menertibkan dengan tegas Warem di Muara Lawai ini,” pintanya.

Pantauan di lapangan, hampir setiap malam aktivitas di Muara Lawai ramai. Bahkan, pertumbuhannya sangat pesat. Jika sebelumnya Warem hanya gubuk dan bangunan semi permanen, saat ini di kawasan itu dibangun rumah permanen. Setiap malam deretan mobil parkir di kawasan tersebut. (mg21/CE-V)