7 Desember 2021

UMP Sumsel Rp3.144.446

Foto: Net/Ilustrasi

PAGARALAM POS, Palembang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengesahkan besaran Upah Minimum (UMP) 2022 sebesar Rp3.144.446. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai di Kantor Pemprov Sumsel beberapa hari lalu.

Deru mengatakan, Pemprov Sumsel telah menetapkan atau mengesahkan besaran UMP 2022 untuk Provinsi Sumsel. “Ya, kita telah mengesahkan besaran UMP 2022 dan akan berlaku mulai 1 Januari nanti,” katanya.

Lanjutnya, pengesahan ini telah dituangkan ke dalam keputusan Gubernur Sumsel Nomor 746/kpts/Disnakertrans/2021 tertanggal 18 November tentang UMP 2022. “Besaran UMP 2022 untuk Provinsi Sumsel yaitu sebesar Rp3.144.446,” ujar Deru.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumsel, Ali Hanafiah membenarkan bahwa UMP 2022 tidak mengalami kenaikan. Saat ini, pihaknya masih melakukan konsolidasi untuk pernyataan sikap yang bakal dilakukan seluruh elemen buruh dan serikat pekerja. “Masih konsolidasi saat ini, untuk sikap bersama elemen buruh,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya memang tidak melakukan tanda tangan dalam pembahasan di rapat Dewan Pengupahan Provinsi pada 15 November lalu. “Kami tidak tanda tangan baik berita acara maupun rekomendasi,” jelasnya.

Dalam pernyataannya, alasan penolakan karena UU 11 tentang Cipta Kerja sedang di gugat di Mahkamah Konstitusi (MK) baik formil maupun materiil yang sampai saat ini masih berjalan. “Kedua, bahwa kami menolak upah murah. Dan ketiga, bahwa turunan dari UU Cipta Kerja dalam bentuk Peraturan Pemerintah dan lain-lain sangat tidak berpihak terhadap kaum buruh,” jelasnya.

Dalam pembahasan yang dilakukan dalam rapat yang lalu, pihaknya meminta kenaikam UMP di Sumsel kisaran 7-10 persen atau kisaran Rp3.364.554-Rp3.458.890. “Di kondisi saat ini kami rasakan masih realistis (kenaikannya),” ungkap Ali. (Rian20)