Tak Punya Kewenangan, PNS Baru 10 Tahun Tetap di Tempat


Foto: Madhon/Pagaralam Pos
TANDATANGAN SK: Salah seorang CPNS lakukan penandatangan SK CPNS, yang disaksikan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni.

PAGARALAMPOS, Pagaralam – Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH mengingatkan, agar seluruh PNS dan CPNS yang telah diresmikan ini, dapat mempertahankan hal-hal yang baik, dalam melaksanakan pekerjaan, serius dan fokus, serta dapat meningkatkan kompetensi diri.




Kak Pian menyebut, peresmian dan pengambilan sumpah PNS ini, merupakan momentum khususnya CPNS yang baru diresmikan, yang akan menjalankan tugas sebagai PNS, untuk menyadari sepenuhnya tugas dan tanggungjawab yang diemban. “Karena kedepan tantangan yang dihadapi, akan semakin jauh lebih besar, mengatasi tantangan itu para CPNS. Hendaknya, dapat bekerja dengan keras, cerdas, serta ikhlas,” tuturnya.




Ditambahkan Kak Pian, hampir setiap saat peraturan itu, selalu berkembang dengan sangat dinamis. Untuk CPNS yang baru diresmikan, kalian semua selama 10 tahun harus tetap di tempat yang sama.




“Kalian semua (CPNS, red) selama 10 tahun, harus tetap di tempat yang sama. Ini adalah tantangan, karena sering sekali dengan rekrutmen yang baru di Negara ini. baru 2 – 3 tahun menjadi PNS, sudah mengajukan pindah, padahal ada kontrak 10 tahun,” ujarnya.




Tapi begitu ini dipertanyakan, tambah Kak Pian, yang datang itu omnya, tantenya dan saudaranya, yang ingin minta memindahkan dengan berbagai macam alasan. “Semisal mau minta tolong nian pindah, karena orangtua sudah tua dan sering sakit-sakitan, serta alasan lainnya. Ini sederhana, tapi untuk kedepan 10 tahun, kepala daerah tidak mempunyai kewenangan untuk memindahkan posisi,” tegasnya.




Jadi aturan baru yang ada, tambah Kak Pian, harus betul-betul dipahami, kepada PNS yang baru 10 tahun tidak boleh mengajukan pindah dari Kota Pagaralam, untuk CPNS 10 tahun tidak bisa dipindahkan dari tempat yang sekarang, termasuk juga bagian apalagi pindah daerah. (09)

Previous Jaga Nama Baik PNS, Wujudkan Layanan Publik yang Lebih Profesional
Next Terlibat Kasus 3C, Komplotan ‘Bereteh’ Keok Dipelor