Soal Kemiskinan Jadi Isu Prioritas


Foto : Heru/Pagaralam Pos
SAMPAIKAN : Bupati Lahat, Cik Ujang SH ketika rapat paripurna penyusunan RPJMD 2019-2023 mendatang, Senin (11/2).

PAGARALAM POS, Lahat – Dalam rapat paripurna dengan agenda penyusunan rancangan awal RPJMD 2019-2023 mendatang. Bupati Lahat, Cik Ujang SH menyampaikan, ada delapan isu strategis yang menjadi fokus dan prioritas dalam pembangunan.




Diantaranya, perkembangan tingkat kemiskinan, dimana tercatat tahun 2014-2018, terus mengalami penurunan hingga 16,15 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih rendah yakni, 66,38 persen. Berada dibawah provinsi 68,86 persen serta nasional 70,81 persen. “Ini terjadi karena masih banyak masyarakat, belum mendapatkan akses infrastruktur dasar, harapan kehidupan yang layak, dan harapan lama sekolah,” sampai Cik Ujang, si Gedung Paripurna DPRD Lahat, Senin (11/2).




Selain itu, lanjut Cik Ujang Cik, isu ketersediaan pangan lebih besar dibandingkan jumlah kebutuhan masyarakat, sehingga menunjukan tren positif. Dengan demikian bisa menjadi isu strategis, meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Termasuk juga isu pengelolaan lingkungan hidup dan penanggulangan bencana. Diikuti, konektivitas dan infrastruktur dasar, serta reformasi birokrasi, yang bakal jadi prioritas,” terangnya.




Sementara itu, Ketua DPRD Lahat, Samarudin SH, melakui Wakil Ketua, Sri Marhaeni Wulansih SH menuturkan, dari penjelasan Bupati Lahat mengenai rancangan awal RPJMD 2019-2023 ini, akan dibahas melalui alat kelengakapan dewan. Untuk dikonsultasikan secara berjenjang, dengan pihak Pemerintah Provinsi dan Pusat. “Hal yang dianggap penting, akan kita konsultasikan secara berjenjang, melalui kementerian terkait. Setelah itu, baru dilaporkan dalam rapat pleno dewan,” ujar Sri. (mg02)

Previous Ruang Tahanan Polres Lubuklinggau, Jadi Saksi Ijab Qobul
Next Joncik Minta Pangkat Bukan Untuk Gaya Gayahan