30 November 2021

TINGKATKAN KUALITAS: Anggota LKM Agung Harapan bersama masyarakat bergotong-royong di depan Rumah Tani kemarin.

Rumah Tani Menunggu Peresmian

PAGARALAM POS, Pagaralam – Rumah Tani di Dusun Langur Indah, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara menunggu peresmian. Setelah itu rumah tani akan bisa beroperasi. Demikian diungkapkan, Rusi Risuadi ST, anggota LKM Agung Harapan, ketika dihubungi Pagaralam Pos kemarin, (31/10).

Menurutnya Rumah Tani itu dibangun melalui suntikan program BPM PPMK Tahun anggaran 2021 dari Kementerian PUPR RI. Selain di Langur Indah, rumah produksi juga dibangun di Dusun Muara Siban, Kelurahan Muara Siban. Kemudian dibangun pula di Dusun Rempasai, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan. Peletakan batu pertama pembangunan rumah-rumah produksi ini dilakukan langsung oleh Walikota Pagaralam, Alpian SH pada Juli lalu.

“Alhamdulillah, tadi (kemarin) kita gotong-royong melakukan finishing seperti mengecat tembok penahan,” ujar Rusi seraya mengatakan LKM Agung Harapan merupakan pihak yang melakukan pembangunan rumah tani.

Rusi melanjutkan, Rumah Tani Langur Indah saat ini tinggal menunggu peresmian. Kapan itu? Rusi belum bisa memastikan karena berkaitan dengan jadwal Walikota Pagaralam. Yang pasti ujar dia, setelah peresmian akan dibentuk Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) yang salahsatu tugasnya adalah mengelola Rumah Tani ini. “Insya Allah, Rumah Tani ini akan dibantu sejumlah peralatan di antarnaya mesin roasting, dan huller” tuturnya.

Rusi menambahkan yang diproduksi rumah ini bukan hanya kopi. Tapi mencakup hasil pertanian lainnya, diantaranya jeruk. “Pihaknya berencana dari rumah tani ini akan lahir produk turunan dari jeruk seperti jus. Karena potensi daya pertanian kita di dusun ini cukup banyak,” ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Pagaralam, Alpian SH mengatakan salahsatu cara memperbaiki kualitas ini disebutkan Kak Pian, dengan rumah produksi kopi. “Rumah Produksi Kopi ini dilengkapi dengan solar dry. Ini akan membuat kualitas kopi membaik,” tuturnya.

Kak Pian lalu menjelaskan, ketika kwalitas kopi membaik maka harganya akan ikut naik. Produk kopi yang berkwalitas bisa dihargai tinggi. Karenanya Kak Pian mendorong supaya petani kopi di Pagaralam memperbaiki kwalitas. (Atg06/pid11/CE-V/CE2)