Puluhan Pemohon Sudah Terlayani, Pembuatan Baru dan Pergantian Paspor


LAYANAN: Tampak sejumlah masyarakat tengah melakukan pengurusan pembuatan paspor, dengan memanfaatkan program Inovasi Paling Jempol Si Mamat.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Sejak dilakukan launching perdana permohonan pembuatan paspor dengan Inovasi Paspor Jemput Keliling (Paling Jempol), yang merupakan layanan Three In One (3 IN 1) Imigrasi Memanjakan Masyarakat (SI Mamat) dari Kantor Imigirasi Kelas II Non TPI Muara Enim pada akhir Agustus lalu, sedikitnya puluhan pemohon sudah terlayani dan diproses, baik itu permohonan baru maupun pergantian paspor.

Dikatakan Kepala Kesbangpol Kota Pagaralam, Nyayu Dwi Lusiana didampingi Hendra Marta, Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen Kesbangpol Kota Pagaralam, dari dua hari pelayanan yang dipusatkan di Kantor Kesbangpol Kota Pagaralam, tercatat 37 berkas pemohon di hari pertama yang terdiri dari 18 pemohon baru, dan 19 pergantian paspor. “Dan di hari keduanya kurang lebih 40 berkas permohonan sudah teregistrasi,” terangnya.

Hendra menyebut dari jumlah pemohon tersebut, kebanyakan mereka yang sudah terdaftar di biro travel untuk ibadah umrah. “Selebihnya adalah pergantian karena habis masa berlaku ataupun rusak, yang dibuktikan dengan paspor yang lama,” ungkapnya.

Hendra menuturkan, kalaupun berkas serta administrasi pemohon sudah dinyatakan lengkap, maka akan dilanjutkan dengan perekaman. “Dan dalam waktu kurang lebih satu bulan paspor selesai dicetak akan langsung dikirim berdasarkan alamat pemohon,” jelasnya.

Mengenai pemohon sendiri, kata Hendra, prioritas utama tetap untuk masyarakat Kota Pagaralam, namun juga tetap diberikan bagi daerah lain seperti Kabupaten Lahat dan Empat Lawang.

Sebelumnya, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH menambahkan, dengan adanya layanan ini, apalagi pembuatan paspor jemput keliling (Paling Jempol), jelas-jelas sangat meringankan masyatakat Kota Pagaralam dalam kepengurusan yang tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor imigrasi.

Apalagi sebagaimana diketahui, secara bertahap pemerintah Arab Saudi saat ini sudah membuka penerbangan bagi kelompok-kelompok tertentu. Artinya, bukan tidak mungkin nanti berlaku juga bagi jamaah haji dan umrah di Indonesia. “Dan masyarakat Pagaralam yang mempunyai niat atau rencana untuk ibadah tersebut pun akan mudah dalam pembuatan paspor,” pungkasnya. (Cg09/CE-V)

Previous Pengendara Tegajul dan Pilih Putar Arah
Next Tetap Cantik Dimasa Pandemi