Pesona Keindahan Kota 1.000 Air Terjun, Pacu Andrenalin di Cughup Besemah Mingkik


MASIH LESTARI: Cughup Besemah Mingkik dengan ketinggian sekira 100 meter, memiliki pesona keindahan dengan kondisi alam yang masih sangat lestari.

KOTA Pagaralam selain dikenal dengan pariwisata dan objek wisata Megalithnya, tak kalah pentingnya Pagaralam juga dikenal dengan julukan “Kota 1000 Air Terjun”. Ini dapat dilihat dari banyaknya air terjun, yang akrab disapa masyarakat Pagaralam dengan sebutan Cughup atau Curup.

Salahsatunya, ialah Air Terjun atau Cughup Besemah Mingkik, yang berjarak sekira 25 km dari Kota Pagaralam, keberadaan air Terjun Besemah memiliki ketinggian sekitar 100 meter itu, terletak di Dusun Mingkin, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.

Di lokasi ini, para pecinta keindahan alam, bisa menikmati keindahan panorama alam di sekelilingnya, yang begitu indah dan dari air yang terjun langsung jatuh dan tumpah bebatuan.

Selain itu, udara sejuk dan angin segar yang berhembus, serta hutan lebat yang masih alami, dengan bebatuan yang indah, semakin membuat damai suasana hati. Dan Cughup Besemah Mingkik ini pun bisa dijadikan salahsatu destinasi wisata alam, yang bisa memacu andrenalin bagi pecinta alam.

Tak ingin melewatkan momen penting, untuk merasakan langsung sensi keindahan alam di Cughup Besemah Mingkik ini, Tim Pagaralam Pos Channel Eksplore pun langsung mengunjungi lokasi Cughup Besemah Mingkik. Setidaknya, anggota Tim Pagaralam Pos Channel Eksplore membutuhkan waktu perjalanan sekitar 25 menit, untuk sampai menuju kawasan Dusun Mingkik tersebut.

Sesampainya di Dusun Mingkik, Tim Pagaralam Pos Channel memasuki kawasan Dusun Danau Alay, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri perkebunan kopi dan karet milik warga sekitar. Dan ini membutuhkan waktu sekira 10 menit, untuk bisa sampai ke pelataran tempat memarkirkan kendaraan.

Ditemani pemuda dan warga setempat, anggota Tim Pagaralam Pos melanjutkan perjalanan menuju Cughup Besemah denan berjalan kaki. Untuk mencapai ke lokasi, tentu bukanlah perkara yang mudah. Nah, disinilah tantangannya yang bisa memicu andrenalin dan tentunya butuh tenaga ekstra.
Sebab, medan yang ekstrem nan curam, sudah menanti anggota Tim Pagaralam Pos yang sewaktu-waktu, bisa saja membuat anggota Tim jatuh terpeleset. Beruntungnya, saat itu kondisi cuaca tengah bersahabat, sehingga tidak membuat kondisi jalan menjadi licin. Lagi-lagi, setidaknya butuh waktu sekira 30 menit.

Ini lantaran medan berat yang dilalui, sehingga sedikit banyak menyulitkan anggota menuju lokasi. Akar, ranting pohon dan benbatuan, menjadi tumpuan selama melakukan perjalanan menuju Cughup Besemah Mingkik. Tetapi, jerih payah dan usaha keras itu pun terbayar lunas, dengan pesona keindahan Cughup Besemah Mingkik, yang bisa dilihat secara langsung dari dekat.

“Saat menginjakkan kaki di Curup Besemah Mingkik, kita bisa melihat pertemuan air Sungai Lematang dan Curup Besemah yang membentuk huruf T, debit air sangat deras dengan pemandangan alami, air terjun yang tinggi serta bebatuan sekitar Cughup, betul-betul membayar lunas semua lelah saat perjalanan,” ungkap Devi, anggota Tim Pagaralam Pos Channel, yang ikut melakukan ekspedisi Cughup Besemah Mingkik.

Menurut Devi, dari penuturan pemuda dan warga sekitar, bahwa Cughup Besemah Mingkik, seringkali dikunjungi penantang andrenalin, serta pecinta destinasi wisata alam. “Ini juga yang kita lihat, dengan keindahan Cughup Besemah Mingkik tersebut, menjadi salahsatu bukti bahwa Pagaralam, benar adanya adalah Kota dengan Seribu Curup. Jika kita masih kesulitan menuju lokasi kita bisa meminta bantuan warga atau pemuda sekitar, untuk mengantar menuju lokasi curup, dengan ramah anak-anak muda dari Dusun Mingkik ini, akan mengantar dan membantu kita sampai ke lokasi,” tutupnya. (Cg09/Dep12/Mg13)

Previous GURU
Next Seluruh Kecamatan di Muba Zona Hijau