Penumpang Wajib Periksa VCR


STANDBY : Tampak para petugas di Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi standby untuk memeriksa calon penumpang.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali melakukan penyesuaian persyaratan naik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang mulai berlaku sejak tanggal 29 Juli 2021 lalu. Kebijakan tersebut membuat PT KAI harus membatasi calon penumpang berusia di bawah 12 tahun dan semakin memperketat aturan protokol kesehatan.

Semua penumpang wajib melakukan pemeriksaan VCR atau Rapid Antigen, untuk GeNose C19 tidak berlaku dan menunjukkan sertifikat vaksin. “Penumpang dengan usia tersebut hanya dapat berangkat jika memiliki kebutuhan khusus atau mendesak,” ungkap Kepala Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi, Septo, kemarin.

Di wilayah PT KAI lanjut Septo, peraturan ini diterapkan pada perjalanan Kereta Api Jarak Jauh baik dari stasiun Kertapati – Lubuk Linggau, stasiun Lubuk Linggau – Kertapati, serta stasiun Kertapati – Tanjung Karang, stasiun Tanjung Karang – Kertapati. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 terhadap anak-anak. “Sebagai bentuk komitmen PT KAI dalam mendukung langkah Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui PPKM Darurat,” ujarnya.

Adapun dijelaskan Septo, pengecualian bagi calon penumpang KAI usia di bawah 12 tahun, dapat melakukan perjalanan KAI jika dalam keadaan kebutuhan mendesak. “Tapi tetap wajib disertai surat keterangan dari pemerintah setempat (Lurah/RW/RT), Rumah Sakit, Sekolah dan lainnya,” jelasnya.

Sebagai contoh sambung Septo, calon penumpuang di bawah 12 tahun dengan kebutuhan mendesak, yaitu mengikuti lomba olimpiade Matematika di kota lain maka harus membawa surat keterangan dari sekolah. (Ac07)

Previous Serapan Dana Desa di Paiker Terendah
Next Lahat Berada di Puncak Kemarau