Pemprov Sumsel Stabilkan Harga Pasar

Foto: MN/Pagaralam Pos
PASAR: Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat melayani salah satu pembeli di operasi pasar murah yang digelar di Pasar Alang-alang Lebar, Rabu (12/1)

PAGARALAM POS, Palembang– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng dan Beras Medium di Pasar Alang – Alang Lebar pada Rabu (12/1/) .

Operasi pasar Minyak Goreng dan Beras Medium yang dilakukan di Pasar Alang – Alang Lebar Rabu, 12/1/2022 ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan,  operasi pasar yang dilakukan hari ini yaitu minyak goreng kemasan murah Rp14.000,-/Liter sebanyak 52 Ton Liter dan Beras Medium Rp9.000,-/Kg sebanyak 60 Ton yang dilaksanakan di Pasar Alang – Alang Lebar Palembang.

“Ini dilakukan agar masyarakat lebih cepat mengetahui akan kebijakan dan langkah yang diambil oleh pemerintah dalam rangka mengontrol dan menstabilkan harga kebutuhan pokok penting yang ada di pasar,” katanya.

Lanjutnya, meskipun harga tertinggi akan kebutuhan pokok telah ditetapkan, tentunya hal ini harus dilakukan pengawasan agar kebijakan tersebut memang benar-benar diterapkan dilapangan atau dipasar.

“Saya ingatkan kepada seluruh pengusaha kelapa sawit, pemilik perusahaan gula dan Bulog untuk dahulukan kepentingan daerah agar tidak terjadi kelangkaan. Jadi jangan memikirkan dan konsentrasi pada untung dan melakukan ekspor keluar negeri. Kita juga harus pikirkan rumah tangga yang berpenghasilan rendah, jika perlu kita harus membuat kebijakan subsidi khusus bagi mereka,” ujar Deru

Deru menjelaskan, pihaknya menggandeng produsen minyak goreng yakni PT Indokarya Internusa untuk bisa memberikan stok minyak goreng yang diperuntukkan dalam operasi pasar. Dengan adanya OP ini, maka pihaknya berharap agar masyarakat Sumsel bisa mendapatkan harga minyak goreng yang lebih murah yakni Rp14.000 per liter. “Saya sempat mendengar harga minyak goreng tertinggi Rp21.000 per liter. Tentu ini sangat memberatkan masyarakat, karenanya OP seperti ini sangat penting agar masyarakat bisa mendapat harga minyak yang lebih murah,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, Operasi Pasar seperti ini juga sebagai bentuk sentilan bagi produsen minyak goreng di Sumsel agar lebih memperhatikan masyarakat Sumsel. Apalagi Sumsel terkenal sebagai penghasil CPO terbesar. “Peran pemerintah dalam hal ini adalah bagaimana caranya masyarakat bisa dapat harga terjangkau namun stoknya ada dan melimpah. Namun semua pihak, termasuk masyarakat harus bisa membantu dalam hal mengawasi, jangan sampai ada permainan harga dan stok dari oknum tak bertanggung jawab. Dan jika ada temuan, saya harapkan TNI dan Polri langsung menindak,” ungkap Deru

Deru menambahkan, masyarakat pengunjung pasar khususnya ibu-ibu rumah tangga harus dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti cabai, bawang dan lainnya yang dapat dihasilkan secara mandiri. “Ini juga merupakan bentuk dukungan masyarakat dalam mensukseskan sumsel mandiri pangan,” katanya

Sementara itu, Manager Operasional PT Indokarya Internusa, Liana mengatakan, antusias masyarakat Palembang atas adanya OP minyak goreng yang dijual dengan harga Rp14.000 per liter sangat besar. Terbukti, antrian masyarakat yang ingin membeli minyak goreng sangat panjang di Pasar Alang-Alang Lebar. “Memang harga minyak goreng di pasaran sekarang sangat tinggi berkisar Rp19.000 per liter. Karenanya kami mendukung program pemerintah pusat dan provinsi Sumsel untuk bisa memberikan minyak goreng kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Dan kami berharap masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan minyak goreng ini,” katanya

Liana menjelaskan, Tak hanya fokus di Palembang, OP minyak goreng ini juga dilakukan di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, dan Muara Enim. “Kami melakukan OP menindaklanjuti arahan dari Kemendag, karenanya kami koordinasi dengan Dinas Perdagangan Sumsel. Pelaksanaannya bertahap di Sumsel, karenanya kami harapkan masyarakat mendapatkan informasi untuk lokasi OP. Dalam pelaksanaannya, masyarakat dibatasi untuk jumlah pembeliannya yaitu Satu orang hanya bisa untuk dua liter saja,” jelasnya (MN)