PDAM Tirta Lematang Kebocoran Pelanggan


Foto : Ist For Pagaralam Pos
MENGECEK : Direktur PDAM Tirta Lematang, H Anda Wijaya SKom PIA saat lakukan pengecekan pipa saluran

PAGARALAM POS, Lahat – Bukan hanya belum sempurna menyalurkan air bersih ke pelanggan. PDAM Tirta Lematang Lahat rupanya juga kebocoran pelanggan. Meskipun kondisi ini sudah terjadi sejak lama, pihak PDAM sendiri selama ini seakan tidak dapat membendungnya.

Hasil temuan pihak PDAM, setidaknya terjadi 33,76 persen kebocoran air bersih. Lantaran banyak jaringan pipa yang tusuk sate, alias kebobolan oleh masyarakat yang hanya mau menikmati air tanpa membayar iuran. Seperti di wilayah Kelurahan Gunung Gajah, ditemukan 5 pipa Sambungan Rumah (SR) tusuk sate, dengan satu pipa yang jadi pelanggan. “Di Talang Jawa Utara saja ada 33 sambungan yang kita putuskan. Karena mau menikmati air gratis saja, maka kita putuskan sambungannya,” kata Direktur PDAM Tirta Lematang, H Anda Wijaya SKom PIA, Rabu (24/6).

Anda Wijaya mengatakan, bagi masyarakat yang kedapatan jaringan ilegal, pihaknya akan memberikan keringanan pengurusan administrasi, apabila ingin menjadi pelanggan. Kisarannya untuk kategori non niaga atau rumah tangga, cukup membayar Rp 1.098.000. Niaga kecil (NK) Rp 1.519.000, dan niaga besar (NB) Rp 2.430.500. “Deadlinenya hingga 17 September 2020 nanti. Apabila masih kedapatan, akan dikenakan denda. Untuk pasangan ilegal rumah tangga Rp 500.000, ditambah denda air minimal satu tahun 25 meter kubik, niaga kecil 40 meter kubik, niaga besar 60 meter kubik,” tegasnya. (her18)

Previous Ratusan Santri Kembali ke Pondok
Next Dewan Minta Tumpukan Sampah Dibersihkan