Pancaroba, Ispa Menghantui


PAGARALAM POS, PagaralamMemasuki musim pancaroba dan cuaca penghujan melanda Kota Pagaralam saat ini, meningkatnya penyakit saluran pernapasan akut (ISPA) maupun diare.

Kepala UPTD Puskesmas Sandar Angin Hendri SKM, melalui Petugas Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Herli Yulianti mengatakan, periode November – Desember 2013, tercatat 25 kasus penyakit ISPA, sedangkan diare sebanyak 12 kasus. Dari angka ini, tentu sangat jauh jika dibandingkan pada periode November – Desember 2012 lalu, tercatat 33 kasus penyakit ISPA, sedangkan diare sebanyak 19 kasus.

“Untuk tahun 2013 ini, angka penyakit ISPA dan diare sangat jauh menurun, kemungkinan besar karena kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, baik kondisi tubuh maupun lingkungan sudah cukup tinggi, sehingga angka penyakit perlahan-lahan terdata berkurang,” ujarnya.

Disamping itu pula kata Herli, berbagai penyuluhan hingga pelayanan kesehatan terhadap warga terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes), akan tetapi imbauan tetap diberikan kepada masyarakat, untuk terus mewaspadai berbagai serangan penyakit yang dapat menyerang kondisi kesehatan tubuh, terlebih di tengah musim penghujan seperti sekarang ini.

Sambungnya, mengenai rekapitulasi data angka kasus penyakit ISPA dan diare. Semuanya berhasil dihimpun, berdasarkan laporan yang dikumpulkan setiap bulan di puskesmas dan sejumlah polindes di wilayah kerja Puskesmas Sandar Angin. “Untuk itu, kita (pihak puskesmas, red) selalu mengimbau kepada warga agar dapat menjaga pola makan dan budaya hidup bersih, serta banyak mengonsumsi air putih setiap hari,” imbaunya.

Disinggung jumlah penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), Herli mengaku tidak ada lonjakan yang berarti di dalam pendataan dimiliki, baik segi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan, atau juga pelayanan diberikan UPTD Puskesmas Sandar Angin, mengingat hingga kini rehab puskesmas masih terus berlangsung.

“Saat ini, khusus buat pelayanan penyakit IMS, bisa dikatakan belum maksimal sekali, karena perehaban ruang pelayanan, pemeriksaan dan gedung puskesmas masih berjalan, sementara jumlah keseluruhan penyakit IMS yang terdapat sebanyak 25 kasus,” tutupnya. (09/CE-V)

Previous Baleho Caleg Dikeluhkan Warga
Next Kawasan Perkantoran Dijadikan “Lokasi Mojok”