SIRAM : Tampak kendaraan dari PT BRU saat melakukan penyiraman di Jalinsum.

Minimalisirkan Debu, PT BRU Siram Jalinsum

PAGARALAM POS, Muratara – Guna memberikan kenyamanan pada pengendara yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). PT Bania Rahmat Utama (BRU), lakukan upaya peminimalisiran debu, yaitu dengan melakukan penyiraman air pada Jalinsum tersebut.

Upaya pembersihan atau penyiraman air pada jalinsum itu dinilai Masyarakat lingkungan sekitar dan para pengendara, merupakan upaya yang sangat baik dari pihak perusahaan PT BRU. Walaupun belakangan ini, ada salah satu oknum di Media Sosial (Medsos) Facebook diduga ingin memprovokasi, karena terkait adanya aktivitas kendaraan perusahaan pada Jalinsum setempat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Perusahaan PT BRU, Toha saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya rutin melakukan pembersihan terhadap Jalinsum di sekitaran lingkungan perusahaan tersebut. Dirinya mengatakan, hal itu merupakan upaya perusahaan PT BRU untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan para pengendara.

“Kita akan selalu berusaha untuk memberikan kenyamanan terhadap masyarakat dan para pengendara yang melintasi Jalinsum, terkhususnya di lingkungan perusahaan di Desa Rantau Jaya. Salah satunya dengan membersihkan atau penyiraman air pada Jalinsum tersebut untuk menghilangkan debu” kata Toha.

Selanjutnya, Toha menyampaikan permohonan maaf kepada para pengendara dan masyarakat sekitar, mungkin ada yang merasa tidak nyaman atas apa yang dilakukan perusahaan didalam menjalankan aktivitas pekerjaan. Serta Ia sedikit menghimbau kepada pengguna Jalinsum, agar selalu mengutamakan keselamatan diri, dan selalu untuk berhati-hati.

“Kami tentu memohon maaf mungkin ada yang tidak nyaman karena aktivitas kami pihak perusahaan. Namun jika Masyarakat ada keluhan, atau pesan dan kesan, kami harapkan datang langsung kepada kami, jangan pada Medsos. Silahkan temui kami dengan baik-baik, pasti kami dengarkan, dan semaksimal mungkin akan kami perbaiki jika kami salah. Namun jika pada Medsos, hal itu kami anggap hanya ingin membuat gaduh dan memprovokasi,” pungkasnya. (Vil23)