Kopi Pagaralam Masuk Finalis KKSI, Kenalkan Meroasting Kopi Yang Baik, Benar dan Terukur


BERBINCANG: Para penggiat kopi, berbincang hangat usai pelatihan cara meroasting kopi yang baik, benar dan terukur, yang dilaksanakan di kedai pahit lidah.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Hal berhubungan dengan kopi dan pengolahannya, memang menjadi menarik diperbincangkan di tanah, yang memang adalah penghasil kopi seperti Kota Pagaralam ini.

Ini menjadi bahasan bagi para petani, penggiat bahkan pengusaha kedai kopi, bagaimana bisa menghasilkan kopi yang baik, sehingga bisa menjadi kopi seduhan yang nikmat bagi para penikmat kopi.

Fathul Qorib dari Jakarta seorang ahli roastery dan barista yang telah menempuh pendidikan meroasting dan barista selama 2 tahun di Berlin Jerman, coba berbagi ilmu dan pengetahuannya untuk pegiat-pegiat kopi di Pagaralam, bertempat di Kedai Pahit Lidah, bincang-bincang dan pelatihan pengolahan meroasting atau sangrai kopi yang baik dan benar.

Dituturkan Fathul, memasyarakatkan kopi roasting kopi yang baik, benar dan terukur untuk daerah yang memiliki potensi dan penghasil kopi, adalah hal yang sangat penting, karena akan bisa mengevaluasi hasil dari proses atau proces cofee bean, dengan cara meroasting kopi yang benar apakah proses yang dilakukan sudah baik, benar, dan terukur.

“Karena proses roasting itu adalah ilmu pasti yang bisa di ukur, untuk itu tak hanya teori yang coba saya bagikan dikesempatan yang singkat ini, tapi kita bisa praktekkan,’’ ujarnya.

Untuk meningkatkan kopi disebuah daerah lanjut Fathul, salah satunya adalah bukan hanya memperkenalkan kopi itu sendiri tapi mampu meningkatkan kualitas kopi dari hulu ke ilir, dan salah satunya adalah kemampuan meroasting kopi atau memiliki pengetahuan meroasating coffe roasting knowladge.
“Ketenaran dan kualitas kopi Pagaralam juga sudah kami dengar, bahkan Kopi Pagaralam sudah masuk finalis Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) XII I Tahun 2021, ini adalah potensi untuk lebih bisa mengembangkannya sampai ke Pasar Internasional. Jadi ketika potensi kopinya sudah baik, dengan diimbangi kemampuan meroasting kopi yang baik pula, ini akan menjadi perpaduan yang sempurna, dan diakhir kopi Pagaralam akan semakin dikenal dan makin mendunia,’’ pungkasnya.

Untuk diketahui, iven KKSI ke XIII ditahun ini diikuti sejumlah penggiat kopi Pagaralam. Baik itu dari petani kopi, UKM dan owner kedai kopi. Kontes ini digagas AEKI, AECI dan Puslit Kopi dan Kakao Indoensia. Ada tiga nama peserta asal Kota Pagaralam masuk finalis bahkan di lima besar bersaing dengan peserta dari sejumlah daerah penghasil kopi di Nusantara. Mereka, Ali Akbar dan Sri Mulyani dikontes cita rasa Kopi Robusta dan Sesi Radial kontes cita rasa kopi Arabika. (Dep12)

Previous Tindak Ratusan Kendaraan Langgar Aturan
Next Bertekad Naik Tingkat Kategori Madya, Pemkot Pagaralam Raih Penghargaan APE Pratama 2020