Kebutuhan Kurang Ajukan Realokasi Pupuk

FOTO: ilustrasi

PAGARALAM POS, Pagaralam Tahun ini alokasi kebutuhan pupuk di Kota Pagaralam dinilai lebih sedikit dibandingkan dengan realiasi serapan kebutuhan tahun 2021. Kendati demikian, jika terjadi kekurangan pihak Dinas Pertanian Kota Pagaralam bisa melakukan realokasi atau pengajuan tambahan.

“Awal tahun ini, belum ada serapan pupuk subsidi. Namun untuk kebutuhannya bagi petani di Kota Pagaralam sudah ditetapkan alokasinya,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam Gunsono Mekson SE MM melalui Ivan Zuri SP didampingi ASN Fungsional Yupiter Budiansyah SP kepada Pagaralam Pos, Rabu (19/1).

Dia menyebutkan, kuota pupuk subsidi selama 2022 sudah ditetapkan berdasarkan SK Kadis Petanian Provinsi Sumsel dengan No 90/KPTS/DIS.PTPH/PSP/1/2022. “Dengan rincian, jenis Urea sebanyak 845 ton,  SP36 202 ton,  ZA 208 ton, NPK Phonska 814 ton sedangkan Organik Granula 70 ton,” beber Yupiter.

 Diakuinya, jika alokasi kebutuhan pupuk selama 2022 dinilai lebih sedikit dibanding jumlah serapan kebutuhan 2021. Sejauh ini, mengenai HET pupuk subsidi tidak mengalami kenaikan. Dan tentunya petani yang tergabung dalam kelompok lebih diuntungkan.

“Karena pupuk subsidi ini hanya untuk petani yang tergabung dalam kelompok. Pendistribusiannya sendiri melalui pengajuan rencana definitive kebutuhan kelompok,” kata dia seraya mengatakan beberapa HET pupuk subsidi dimaksud Urea Rp. 112.500/karung. ZA Rp. 85.000/karung, Phonska Rp. 115.000/karung, SP-36 Rp. 120.000/karung sedangkan petroganik Rp. 32.000/kg. (Atg06) 

error: Content is protected !!