Jamban Sehat Masih Jauh dari Target


Foto : Edi/Pagaralam Pos
SERAHKAN : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH, saat menyerahkan bantuan jamban individual 2018 kepada penerima secara simbolis.

Baru 45 Persen Miliki Jamban Permanen
PAGARALAM POS, Pagaralam – Sampai saat ini, masih banyak masyarakat Kota Pagaralam yang belum mempunyai jamban permanen. Melalui program kerjasama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) ini, masyarakat diajak membangun jamban yang sehat (permanen).




“Dari dulu hingga sekarang, kebiasaan masyarakat masih membuang di kolam, siring serta tempat lainnya. Kondisi ini dikarenakan, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki bangunan jamban permanen,” ungkap Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH disela-sela penyerahan bantuan dan peletakan batu pertama pembangunan Jamban sehat, di RT 12 Kelurahan Pagaralam, kemarin (15/11).




Berdasarkan data yang ada sebut Kak Pian, sampai 2016 lalu, masyarakat Pagaralam yang memiliki jamban permanen, baru sekitar 45 persen, masih jauh dari target. Tahun 2019 mendatang, target minimal mencapai 75 persen warga sudah punya jamban sehat atau jamban permanen. “Tahun 2018 ini, program sanitasi sudah banyak didukung berbagai pihak, seperti progran Sanimas pembangunan Instalasi Pembuangan Air limba (IPAL) komunal, kemudian dari TNI Angkatan Darat, melalui gerakan 1.000 jamban. Untuk Pagaralam, sudah terealisasi sekitar 500 jamban serta dukungan dari pihak lainnya,” katanya.




Terkait hal ini sambungnya, diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk membangun jamban sehat, demi mendukung lingkungan pemukiman bersih dan sehat. “Ketua RT dan RW, bisa mengajak warganya untuk menggalakkan membangun jamban sehat,” pintanya.




Ketua Baznas Kota Pagaralam, H Jamil Rusdi mengatakan, bantuan yang disalurkan, merupakan hasil kesepakatan atau kerjasama dari Baznas dengan Dinkes Kota Pagaralam. “Untuk pelaksanaan Bantuan Pembangunan Jamban Individual bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), melalui dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS), Baznas telah mengucurkan dana sebesar Rp 200 juta,” ucapnya.




Sementara Kepala Dinkes, Lily Ernani SE M Kes melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Mirhanul Karim menyampaikan, bantuan jamban permanen ini bertujuan untuk mendukung peningkatan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat. “Penerima bantuan pembangunan jamban induvidual MBR tahun 2018, ada 12 orang, terdiri dari 5 orang warga Kelurahan Pagaralam, 5 orang warga Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara dan 2 orang lagi masyarakat Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan,” bebernya. (10)

Previous Kapolda Penuhi Undangan Walikota
Next Tunggu Kejelasan Hibah Lahan Rutan