Suprianto

Hindari Kerumunan, Tiadakan Pasar Murah

PAGARALAM POS, Pagaralam – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Pagaralam, kembali meniadakan kegiatan pasar murah pada Ramadhan 1442 H tahun 2021 ini.

Informasi dihimpun Pagaralam Pos, ditiadakannya Pasar Murah ini merupakan kedua kalinya, setelah pada Ramadhan tahun 2020 lalu juga ditiadakan, padahal kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah, dalam upaya membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada bulan ramadhan.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pagaralam Dawam SH MH melalui Kabid Perdagangan Suprianto membenarkan, ditiadakanya program Pasar Murah menyusul kondisi pandemi Covid-19 yang saat terjadi saat ini. Dan memang benar-benar ditiadakan tanpa diganti dengan bentuk apapun. “Sehingga akan kesulitan dalam penerapan protokol kesehatan salah satunya yakni menghindari kerumunan,” jelas Supri.

Hanya saja, kata Supri, saat ini sudah ada Pasar Beduk ataupun Pasar Kuliner, yang beroperasi setiap hari di kawasan Pasar Terminal Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Akan tetapi, sambung Suprianto, ini bukan merupakan inisiasi Pemkot Pagaralam seperti sebelum-sebelumnya, melainkan itu adalah inisiasi sesama pedagang yang hanya berkordinasi dengan Disperindagkop, bahwa mereka akan menyiapkan tempat sendiri. “Jadi kalaupun ada Pasar Beduk atau Pasar Ramadhan atau juga Pasar Kuliner, semuanya itu dilakukan mandiri oleh pedagang tanpa campur tangan Dinas,” pungkasnya. (Cg09/Mg01)