Hepy Gelisa, DWP Tidak Harmonis

Foto: Adi/Pagaralam Pos
BERIKAN ARAHAN: Penasehat Umum organisasi kewanitaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Empat Lawang, Hj Hepy Safriani Joncik, ketika memberikan arahan pada upacara puncak Dirgahayu ke 22 DWP Kabupaten Empat Lawang.

PAGARALAM POS, Empat Lawang Penasehat Umum organisasi kewanitaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Empat Lawang, Hj Hepy Safriani Joncik menyampaikan kegelisaan dirinya atas kabar burung yang menyebut, ada ketidakharmonisan antara pengurus DWP di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.

“Ada berita burung yang mengabarkan, ada beberapa orang anggota DWP di sebagian OPD itu, yang saling bermusuhan, tidak saling tegur bahkan ada yang sejak Januari sampai Desember ini masih tidak teguran,” ungkap Hepy saat menyampaikan amanatnya dalam upacara puncak Dirgahayu ke 22 DWP Kabupaten Empat Lawang, di gedung serbaguna Pemkab Empat Lawang, Rabu (22/12).

Berkaitan dengan kabar itu, diapun meminta supaya Ketua DWP Kabupaten Empat Lawang, bersama pengurus lainnya, agar mencari kebenaran informasi tersebut, dan menindaklanjuti kabar itu. “Syukur-syukur ini hanya kabar burung. Tapi kalau benar begitu, ini mohon diselesaikan, karena ini akan menjadi virus (dalam artian negatif di internal DWP),” ujarnya.

Menurur Hepy, bagaimana DWP bisa kompak jika sesama internalnya saja sudah saling bermusuhan, sudah tidak kompak, dan sudah tidak saling berteguran. Tentunya bagaimana bisa menjalankan roda organisasi ini jika di iternalnya saja sudah saling bermusuhan.

DWP ini sambung Hepy, harus sesuai dengan namanya, yakni organisasi persatuan yang menghimpun seluruh istri Pegawai Negeri Sipil. “Bunda selalu sampaikan, ibu-ibu harus bersyukur menjadi istri PNS, sebab banyak di luar sana para ibu-ibu yang ingin mejadi istri PNS, tapi takdirnya megatakan lain,” imbuhnya.

Bagaimana cara bersyukur sambung Hepy, yakni dengan mengikuti program/kegiatan DWP ini dengan sebaik-baiknya, dan mengikuti organisasi ini sesuai dengan namanya, Dharma Wanita Persatuan. “Kalau sekiranya benar ada permusuhan diantara para anggota DWP itu benar adanya, saya kira DWP ini jadinya ganti nama, dari Dharma Wanita Persatuan, khusus di Empat Lawang menjadi Dharma Wanita Permusuhan,” cetusnya.

Oleh karena itu, jika tidak ingin berganti nama, maka setelah kegiatan ini, jika ada yang benar bermusuhan, maka selesai acara ini kembali akur. “Mari kita bersatu bersama di hal-hal yang positif,” ajaknya. (Ac07) 

error: Content is protected !!