Gubernur Sumsel Buka Lokakarya Pendidikan PAGARALAM POS, Palembang


WAWANCARAI : Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai di Kantor Pemprov Sumsel.

PAGARALAM POS, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru secara langsung membuka Lokakarya Pendidikan dengan tema Pendidikan yang Berkualitas dan Terjangkau untuk Mencetak Tenaga Medis yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri menghadapi Tantangan di Era Pandemi di Griya Agung Palembang beberapa hari lalu.

Deru mengatakan, Indonesia khususnya Sumsel telah dilanda Pandemi Covid-19 selama satu setengah tahun lebih. Oleh sebab itu HD menghimbau agar masyarakat dapat menanggapi Virus Covid-19 dengan serius dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat disetiap kegiatan. “Kata Pandemi sudah familiar ditelinga masyarakat. Terkait dengan hal tersebut, saya harap pemangku kebijakan yang sedang diberikan amanah untuk dapat berbuat menjawab tantangan di masa pandemi,” katanya.

Lanjutannya, rasio kecukupan tenaga kesehatan di Sumsel belum mencukupi untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Maka dari itu HD meminta kepada semua pihak – pihak yang terkait dengan perizinan dalam membuka Fakultas Kedokteran harus dapat membantu Universitas yang ada di Sumsel dalam mewujudkannya. “Belum lagi distribusi Tenaga Dokter yang belum profosional pembagiannya, masih terkumpul disatu kota atau tempat yang ramai penduduk. Tidak ada kata lain bagi kita semua sebagai pemangku kebijakan diprovinsi ini untuk kita dukung dalam membangun lebih banyak lagi jurusan kedokteran di Sumsel,” ujar Deru.

Deru mengungkapkan, dengan begitu, predikat Provinsi Sumsel sebagai penghasil dokter terbaik dapat dipertahankan. “Selain itu juga, kita berharap Provinsi Sumsel kembali menghasilkan dokter yang berkesinambungan dengan mutu yang baik dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas IGM Palembang, Marzuki Alie mengatakan, pihaknya terus berupaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. “Sumsel saat ini ada 1.882 orang dokter melayani 8.5 juta penduduk. Kondisi ini menjadikan kita untuk ikut terjun dalam menyediakan SDM unggul di bidang kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, dengan kondisi seperti ini, Provinsi Sumsel wajib menambah fakultas kedokteran untuk memenuhi rasio akan kebutuhan dokter di Sumsel. “Selain masih minim jumlah fakultas kedokteran, biaya pendidikan juga tergolong tinggi. Sehingga sulit untuk dijangkau oleh masyarakat Sumsel,” ungkap Marzuki.

Marzuki menambahkan, pihaknya berkomitmen bahwa Universitas IGM hadir dengan Fakultas Kedokteran untuk memberikan jawaban atas permasalahan tersebut dengan menyediakan pendidikan yang bermutu dan berkualitas serta terjangkau. “Lokakarya pendidikan berkualitas dan terjangkau ini menghadirkan sejumlah pembicara profesional baik pendidikan maupun kesehatan di Indonesia,” katanya. (Rian20)

Previous BIN, Satgas Covid-19 dan Pemkab Muba Kolaborasi Gelar Vaksin Massal untuk Pelajar SMP/SMA di Muba
Next Lahan Organik Tak Lagi Ketergantungan Pupuk Kimia