Febri Tewas di Dempo

PAGARALAM POS, Pagaralam – Febriansyah Akbar (20), tewas di Gunung Dempo. Diduga kuat, anggota Mapala Pajarpala Palcomtech, Palembang ini tewas lantaran terkena hipotermia. Ini merupakan kondisi yang membuat tubuh kehilangan panasnya.




Sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin (26/2) jenazah mahasiswa semester I asal Palembang ini berhasil dievakuasi tim SAR gabungan bersama masyarakat Kampung IV. Jenazah lantas dibawa ke instalasi jenazah RSD Besemah untuk diperiksa lebih lanjut.




Informasi yang dihimpun Pagaralam Pos menyebutkan, kedatangan Febri ke Gunung Dempo, guna mengikuti pendidikan dasar (Diksar). Ia datang bersama 20 orang lainnya. Pendakian dilaksanakan Sabtu (25/2), sekitar pukul 09.00 WIB.




“Peserta ada 6 orang dan panitia 15 orang. Total ada 21 pendaki. Korban ini termasuk salahseorang peserta,” terang Koordinator Pos SAR Pagaralam, Lettu (SAR) Jecky Chan SH, ditemui Pagaralam Pos di IGD RSD Besemah.




Sampai di shelter II, tambah Arsyadi Akbar (21), salahseorang panitia Diksar, kondisi korban Febri mulai menurun. Di trekking cadas kondisi korban terus menurun. Tidak bisa berjalan lagi. Kedinginan.




“Pas mau kami evakuasi, tubuh korban sudah meninggal. Tubuhnya memang sangat dingin,” katanya.




Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIK MSi, melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Kusnaedi Skom mengatakann pihaknya menunggu hasil pemeriksaan dari tim dokter. (11/CE-V)

error: Content is protected !!