Dikenal ‘Licin’ Kakak beradik Diringkus Tim Jangan Gurah

Foto: Ist/Humas Polres Pagaralam
EDARKAN SABU: Tersangka Karay dan Emilia mengenakan seragam tahanan di Mapolres Pagaralam.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tim Jangan Gurah Satnarkoba Polres Pagaralam kembali berhasil ungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kota Pagaralam. Kali ini dua orang perempuan dan berstatus kakak adik.




Adalah Anita Suryana Karay (42) warga Air Perikan, serta Emilia (34) warga Sumber Agung, Kota Lubuk Linggau. Aksi kedua IRT ini terendus tim Jangan Gurah yang melakukan penggerebekan di kontrakan Anita, Senin (15/7) sekitar pukul 17.00 WIB.




Informasi yang dihimpun, tersangka ini memang sudah menjadi target operasi tim Jangan Gurah. Sepak terjangnya mengedarkan Narkoba dikenal cukup licin. Berkat kerja keras anggota Satres Narkoba melakukan lidik, akhirnya petugas mendapat informasi adanya peredaran Narkoba di lokasi penangkapan.




“Kita ringkus dikontrakan Karay di Air Perikan bersama Emilia, rekannya. Saat dilakukan penggerebekan di lokasi, tersangka Emilia sempat membuang barang bukti sabu,” ujar Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk MSi didampingi Kasatres Narkoba, Iptu Regan Kusuma melalui Ps Paur Humas, Bripka Paino melalui siaran pers releasenya.




Setelah diperiksa, Tim Jangan Gurah mendapati satu buah kotak yang dilakban hitam berisikan empat paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu serta sebuah skop terbuat dari pipet plastik. “Barang bukti paket sabu persis berada di samping kontrakan tersangka Karay,” katanya.




Tidak puas dengan temuan barang bukti tersebut, Tim Jangan Gurah melakukan penggeledahan di TKP. Alhasil mendapati alap hisap sabu, berupa satu buah bong, sebuah pirek kaca, satu bal klup plastik bening. “Kedua kakak beradik ini sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka terancam dijerat pasal 114 UU 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (06)