Diduga Langgar Netralitas Pilkada, 8 ASN Diperiksa Bawaslu


PAGARALAM POS, Muratara – Jelang memasuki Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memeriksa 8 Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diduga melanggar netralitas.

Delapan ASN yang dipanggil Bawaslu tersebut karena adanya pertemuan yang terindikasi membahas tentang dukungan terhadap salahsatu bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Muratara tahun 2020.

Dikatakan Ketua Bawaslu Muratara, Munawir, bahwa pemeriksaan terhadap 8 ASN tersebut, setelah pihaknya mendapatkan surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Pihak kami (Bawaslu) menerima surat dari KASN, bahwa ada 8 ASN yang diduga melanggar netralitas Pilkada, semuanya akan kami panggil, akan kita periksa,” ucapnya.

Dijelaskannya, isi surat yang diterima pihaknya dari KASN tersebut ialah berupa pelimpahan berkas 8 ASN Pemkab Muratara yang diduga melanggar netralitas ASN menjelang Pilkada, yang diketahui setelah adanya video yang merekam sebuah pertemuan tertutup.
“Dugaan pelanggaran netralitas pada 8 ASN ini akan kami lakukan tindaklanjut, dengan melakukan klarifikasi dan pemerikasaan terlebih dahulu. Kemudian hasil dari pemeriksaan akan dikirimkan ke KASN, karena prosedurnya seperti itu, nanti KASN yang memberikan putusan ataupun sanksi,” kata Munawir.

Dia mengatakan, pelanggaran netralitas ASN akan menjadi konsentrasi pengawasan bagi pihaknya selaku tim Bawaslu, termasuk upaya pencegahan. Serta Bawaslu dan KASN telah menjalin kerjasama untuk memperketat pengawasan dan langkah dalam antisipasi pelanggaran netralitas ASN di dalam Pilkada.

Adapun perjanjian kerjasama lanjutnya, keduanya meliputi pertukaran data dan informasi, pencegahan, pengawasan, penindakan, dan monitoring tindaklanjut rekomendasi. “ASN di Pilkada 2020 ini diharapkan tetap netral, profesional, tidak ada intervensi politik dan konflik kepentingan, serta tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” harapnya. (Vil23/CE-V)

Previous Satu Warga Kontak Pasien Dinyatakan Positif
Next Kembang Desa Diperkosa Kades, Kini Anggota DPRD Lahat