30 November 2021

ilustrasi

Didominasi Masyarakat Ingin Umroh dan Haji

PAGARALAM POS, Pagraalam – Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenhuham) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumsel melalui Kantor Imigrasi kelas II non TPD Muara Enim mengakui, ditunjuknya Kota Pagaralam sebagai Kabupaten/Kota dari sembilan Kabupaten dan dua Kota di wilayah kerja kantor keimigrasian Muara Enim pada layanan ‘Three In One’ ( 3 IN 1) Imigrasi Manjakan Masyarakat (Si MAMAT), karena besar atensi dari Walikota Pagaralam Alpian Maskoni selaku pimpinan daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Devisi keimigrasian Kemenhumkam Kanwil Sumsel Herdaus saat launching pelayanan langsung permohonan pembuataan paspor di Kesbangpol Kota Pagaralam, Senin (30/8). “Dan Walikota bersama istri pun hari ini bersedia menjadi role model untuk diambil biometriknya,” ucap Herdaus.

Selanjutnya, kata Herdaus, selain grafis jarak tempuh dengan Kantor Imigrasi Muara Enim, sebagian besar juga pengguna jasa ke imigrasian di Kota Pagaralam adalah masyarakat yang berencana untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. “Sehingga itu alasan kenapa layanan ini, untuk pertama kalinya ditempatkan di Pagaralam, meskipun tidak menutup kemungkinan juga dilakukan di Kabupaten Kota lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH menambahkan, dengan adanya layanan ini, apalagi pembuatan paspor jemput keliling (Paling Jempol) jelas-jelas sangat meringankan masyatakat Kota Pagaralam, dalam kepengurusan yang tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor imigrasi.

Apalagi, sebagaimana diketahui, secara bertahap pemerintah Arab Saudi saat ini sudah membuka penerbangan bagi kelompok-kelompok tertentu. Artinya, bukan tak mungkin nanti berlaku juga bagi jamaah haji dan umrah di Indonesia. “Dan masyarakat Pagaralam yang mempunyai niat atau rencana untuk ibadah tersebut pun akan mudah dalam pembuatan paspor,” pungkasnya. (Cg09)