Dianggap Tidak Masuk Kerja, ASN yang Tak Mau Divaksin


surat edaran agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pagaralam dan tenaga pendukung administrasi untuk melaksanakan vaksinasi, kecuali bagi mereka yang tidak bisa divaksin berdasarkan keterangan kesehatan.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Mendukung peningkatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengeluarkan surat edaran agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pagaralam dan tenaga pendukung administrasi untuk melaksanakan vaksinasi, kecuali bagi mereka yang tidak bisa divaksin berdasarkan keterangan kesehatan.

Dalam edaran Nomor: 100/125/SD.I/2021 tertanggal 10 Sepetember 2021 tersebut, Walikota menegaskan bahwa mulai tanggal 1 Oktober bagi ASN dan tenaga pendamping administrasi yang belum divaksin dianggap tidak masuk kerja (tanpa keterangan), dan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki beban Kinerja tidak untuk dibayarkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian MSi mengatakan bahwa hal ini tak lain untuk mempercepat capaian vaksinasi di Kota Pagaralam, dan ASN juga harus memberikan contoh bagi masyarakat. “Sehingga masyarakat umum nantinya juga mau menerima vaksin, sama hal dengan ASN,” jelas Samsul.

Sementara Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kota Pagaralam, Suwirman mengatakan bahwa upaya percepatan vaksin di Kota Pagaralam bekerjasama dengan pihak terkait seperti sekolah-sekolah, vaksinasi Covid-19 sudah menyasar kalangan pelajar, termasuk di lingkungan sekolah tinggi maupun kampus.

Ia mengatakan, adapun capaian vaksin sampai saat ini dari kelompok sasaran seperti Tenaga Kesehatan (Nakes), Pelayanan Publik, Lansia, Masyarakat Umum dan Remaja (pelajar) baru mencapai 26,08 persen, atau sekitar 106,398 ribu orang yang sudah divaksin dosis I dan dosis II. “Kita berharap dengan adanya kebijakan-kebijakan wajib vaksin ini maka capaian vaksin di Kota Pagaralam akan semakin tinggi,” imbuhnya. (Cg09/CE-V)

Previous 126 Peserta Tidak Hadir Tes SKD, Hasil SKD Tunggu Rekom BKN.
Next Wujudkan Kesejahteraan Sektor Pertanian