Base Besemah Terancam Punah, Wako; Masukkan Base Besemah Pendidikan Formal

PAGARALAMPOS, Pagaralam – Bahasa-bahasa yang jumlah penuturnya sedikit dikuasi orang atau kurang, dapat dikategorikan sebagai bahasa yang memasuki ambang proses kepunahan atau berpotensi terancam punah, salah satunya Bahasa Besemah yang meruapkan Bahasa asli masyarakat Kota Pagaralam.

Seabgai upaya mengantisipasi hilangnya Bahasa Besemah Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam memasukkan Base (Bahasa, red) Besemah dalam mulok di sekolah sekolah dan ditindaklanjuti dengan lounching Pilot Project Mulok Base Besemah di tingkat SD dan MI di Kota Pagaralam, bertempat di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, kemarin.

“Mulok Base Besemah yang harus dipelajari siswa siswi di sekolah ini, berdasarkan instruksi Walikota yang dituangkan dalam Peraturan Walikota No.39 Tahun 2021 dan Keputusan Walikota nomor 202 tahun 2021, sebagai upaya menjaga kelestarian Bahasa Besemah sebagai bahasa daerah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam H Cholmin Heryadi saat melounching Pilot Project muatan lokal Base Besemah bersamaan pengukuhan program Ekstrakulikuler Ketauhidtan tingkat SD dan SMP di Kota Pagaralam tahun 2022.

Ditambahkan Kasi Kurikulum Lusi Suryani, penyelenggaraan pendidikan mata pelajaran muatan lokal Base Besemah Pagaralam, tidak lain untuk melindungi, memberdayakan, memantapkan keberadaan, kedudukan dan fungsi Base Besemah Pagaralam sebagai Bahasa Daerah di Kota Pagaralam melalui jalur pendidikan formal.(Ag08/CE2)