7 Desember 2021

Arpinsi Sengaja Minum Putas

PAGARALAM POS, Lahat – Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Lahat, ditemukan kandungan zat berbahaya jenis putas terdapat di dalam minuman ringan yang ditenggak Arpinsi (26). Diduga kuat, kandungan putas itulah yang menyebabkan warga Desa Layang Ilir, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, tewas. Apalagi di samping tubuh Arpinsi ditemukan dua gelas minuman ringan yang sudah diminum. Hal ini seperti diungkapkan Kasatreskrim Polres Lahat, AKP Arief Mansyur SIK, kemarin.

“Ada kandungan putas pada minuman. Kita menyimpulkan, Arpinsi sengaja menghabisi nyawanya, alias bunuh diri dengan cara menenggak minuman ringan yang sudah dicampur putas,” ungkapnya.

Sambung Arief mengatakan, ditambah lagi di samping tubuh Arpinsi yang ditemukan rekannya sendiri, di camp kosong di Jalan Lingkar HBR Motik, Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang, ditemukan tiga lembar kertas yang intinya menyatakan masih menyayangi keluarganya, meminta maaf atas segala kesalahan dan telah merepotkan keluarganya selama ini. “Keterangan keluarganya Arpinsi, tulisan itu memang tulisan tangan Arpinsi,” jelasnya.

Lanjut Arief, walaupun tidak mengetahui terlalu jauh apa yang menyebabkan Arpinsi nekat mengambil jalan pitas itu, tetapi dari saksi yang diperiksa dan temuan kandungan zat berbahaya yang biasa digunakan untuk meracun ikan, korban sengaja bunuh diri. “Bunuh diri. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), barang bukti yang ditemukan dan hasil pemeriksaan tim medis sudah cukup jelas,” ujarnya.

Selain itu polisi mendapati fakta bahwa Arpinsi meminta diantar tiga rekan satu desanya, diantaranya Lukman (30) dan Mardiansyah (30) ke TKP menggunakan sepeda motor untuk menemui teman perempuannya, Neli (30), juga warga Desa Layang Ilir, Kecamatan Kikim Timur, tidak benar. Keterangan saksi Neli, dirinya tidak menemui Arpinsi. “Tidak ada itu (pertemuan),” ungkapnya.

Menurutnya, Arpinsi diduga sudah merencanakan aksi bunuh diri itu dengan meminta diantar ke lokasi oleh tiga rekannya Minggu siang (28/2). Sekitar pukul 14.00 WIB, Arpinsi masih sempat mengirim pesan singkat via telpon selulernya untuk dijemput. Kemudian tiga temannya tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan menemukan Arpinsi sudah tidak bernyawa dengan kondisi mulut berbusa. (mg21/CE-V)